Kanan, Ketua Komisi IV DPRD Polman, Agus Pranoto |
POLEWALITERKINI.NET – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Agus Pranoto, menyatakan kebijakan Bupati Andi Ibrahim Masdar mengambil alih tanggu jawab pengelolaan Rumah Sakit sudah tepat.
BERITA TERKAIT : Demi Pelayanan Masyarakat, Bupati Polman Ambil Alih Jabatan Direktur RSUD
"Kebijakan bupati mengambil alih tanggu jawab pengelolaan Rumah Sakit sudah tepat. Dan saya sampaikan ini tidak menyalahi aturan.” Demikian Ketua Komisi IV DPRD Polman, Agus Pranoto melalui pesan WA. Kamis (23/07/2020).
Bahkan dia pun tidak yakin tentang tanggapan Netizen di media sosial yang mentakan Bupati Polman mengangkat dan melantik dirinya sendiri jadi Direktur RSUD Polman.
“Kalau saya tidak yakin, Bupati mau mengambil kebijakan yang begitu luar biasa. Dan saya ingin tanyakan adakah SK yang di terbitkan bahwa Bupati Polewali adalah pjs atau menjadi direktur Rumah sakit.” Jelas Ketua Komisi IV DPRD Polman, Agus Pranoto.
Tetapi lanjutnya, kalau bupati mengambil alih rumah sakit daerah di karenakan ada kekosongan itu hal yang wajar Karena bupati adalah kepala daerah.
Dan mengambil alih rumah sakit sebagai bentuk pertanggung jawaban sambil menunggu atau mengakat pejabat baru yang tepat.
BERITA TERKAIT : Demi Pelayanan Masyarakat, Bupati Polman Ambil Alih Jabatan Direktur RSUD
"Kebijakan bupati mengambil alih tanggu jawab pengelolaan Rumah Sakit sudah tepat. Dan saya sampaikan ini tidak menyalahi aturan.” Demikian Ketua Komisi IV DPRD Polman, Agus Pranoto melalui pesan WA. Kamis (23/07/2020).
Bahkan dia pun tidak yakin tentang tanggapan Netizen di media sosial yang mentakan Bupati Polman mengangkat dan melantik dirinya sendiri jadi Direktur RSUD Polman.
“Kalau saya tidak yakin, Bupati mau mengambil kebijakan yang begitu luar biasa. Dan saya ingin tanyakan adakah SK yang di terbitkan bahwa Bupati Polewali adalah pjs atau menjadi direktur Rumah sakit.” Jelas Ketua Komisi IV DPRD Polman, Agus Pranoto.
Tetapi lanjutnya, kalau bupati mengambil alih rumah sakit daerah di karenakan ada kekosongan itu hal yang wajar Karena bupati adalah kepala daerah.
Dan mengambil alih rumah sakit sebagai bentuk pertanggung jawaban sambil menunggu atau mengakat pejabat baru yang tepat.
Laporan : Sukriwandi